Ubah Sampah Jadi Tabungan Emas, Pemkot Salatiga Gencarkan Bank Sampah Induk di Momen HPSN

- Penulis

Tuesday, 24 February 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akselerasi Gerakan Indonesia Asri, Pemkot Salatiga Edukasi Warga Tukar Kantong Plastik Jadi Tas Ramah Lingkungan

 

Menindaklanjuti aksi kerja bakti massal (korve) dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Aksi ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk membangun budaya peduli sampah di tengah masyarakat.

Di hadapan para peserta korve, Wali Kota menekankan krusialnya peran setiap elemen, mulai dari skala rumah tangga hingga instansi pelayanan publik, untuk bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.

Terkait regulasi yang tengah berjalan, Robby turut memberikan klarifikasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Retribusi Sampah. “Perda ini bukan untuk membebani masyarakat, melainkan sebagai stimulus agar warga semakin mandiri dalam memilah dan mengelola sampah. Dengan begitu, beban biaya retribusi justru dapat ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.

Ubah Sampah Jadi Tabungan Emas Strategi pengelolaan sampah di Kota Salatiga kini difokuskan pada pemisahan ketat antara limbah organik dan anorganik. Sampah organik diharapkan dapat dituntaskan langsung dari sumbernya melalui pembuatan lubang biopori, jugangan, atau komposter, sehingga memangkas volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sementara itu, untuk sampah anorganik seperti botol plastik dan kertas, pengelolaannya diarahkan ke Bank Sampah Induk. Sampah ini nantinya dikonversi menjadi tabungan emas bagi warga,” tambah Wali Kota. Sebagai wujud edukasi langsung dalam aksi tersebut, Pemerintah Kota juga membagikan tas belanja ramah lingkungan untuk ditukarkan dengan kantong plastik milik warga.

Baca Juga:  Robby Resmikan TPS3R Cebongan, Siap Olah Sampah Non-Organik dan Hentikan Sampah ke TPA

Telekonferensi dengan Gubernur Jawa Tengah Dalam pelaksanaannya, ratusan peserta korve disebar ke sejumlah titik strategis kota, di antaranya kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pattimura, Jalan Diponegoro, dan Jalan Pemuda. Seluruh personel bahu-membahu membersihkan drainase dan fasilitas umum secara terintegrasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi oleh jajaran Forkopimda yang dirangkaikan dengan teleconference bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Dalam dialog virtual tersebut, Gubernur Luthfi mengingatkan tingginya volume sampah di Jawa Tengah yang mencapai jutaan ton per tahun. Ia mendorong seluruh kepala daerah untuk serius mengeksekusi rencana aksi nyata demi mencapai target Jawa Tengah Bebas Sampah pada 2029.

Menjawab tantangan tersebut, Wali Kota Salatiga menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kota untuk mengoptimalkan kembali gerakan Jumat Bersih. Ia menginstruksikan setiap lingkungan kerja dan pemukiman warga untuk meluangkan waktu satu jam sebelum beraktivitas, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel salatigabeda.news untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Arahan Presiden, Pemkot Salatiga Galakkan ‘Jaga Tirta’ dan Hidupkan Kembali Jumat Bersih
Robby Resmikan TPS3R Cebongan, Siap Olah Sampah Non-Organik dan Hentikan Sampah ke TPA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 24 February 2026 - 23:25 WIB

Ubah Sampah Jadi Tabungan Emas, Pemkot Salatiga Gencarkan Bank Sampah Induk di Momen HPSN

Saturday, 7 February 2026 - 23:02 WIB

Kawal Arahan Presiden, Pemkot Salatiga Galakkan ‘Jaga Tirta’ dan Hidupkan Kembali Jumat Bersih

Monday, 6 October 2025 - 20:41 WIB

Robby Resmikan TPS3R Cebongan, Siap Olah Sampah Non-Organik dan Hentikan Sampah ke TPA

Berita Terbaru