Tarhim di Polres Salatiga, Wali Kota dr. Robby Tekankan Pentingnya Lima Pilar Penguat Ukhuwah
SALATIGA – Sinergi antara jajaran pemerintah, TNI/Polri, dan elemen masyarakat di Kota Salatiga kian dipererat melalui kegiatan Salat Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) Ramadan 1447 H. Pada Rabu (04/03/2026) malam, kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kantor Kepolisian Resor (Polres) Salatiga dengan suasana penuh khidmat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama jajaran Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Momentum ini bukan sekadar ibadah bersama, namun juga menjadi wadah penguatan koordinasi antarinstansi di tengah bulan suci.
Kepedulian Sosial Di sela kegiatan, Wali Kota dr. Robby secara simbolis menyerahkan paket bantuan sembako dari Baznas Kota Salatiga kepada anak-anak Panti Asuhan Woro Wiloso. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dan lembaga sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tarhim merupakan instrumen penting untuk memperkuat hubungan lintas sektoral. “Ini adalah wujud nyata sinergi pemerintah, TNI/Polri, dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas serta harmoni di Kota Salatiga,” ungkapnya.
Lima Pesan Penguat Toleransi Nuansa religius semakin dalam saat Prof. Dr. Mansyur, MA., menyampaikan tausiyah mengenai lima pilar yang memperkuat ibadah, ukhuwah, dan toleransi. Ia mengingatkan jamaah agar tidak meremehkan lima hal esensial dalam kehidupan sosial dan spiritual.
Kelima hal tersebut meliputi pentingnya mendekatkan diri kepada ulama agar tidak merugi secara spiritual, serta menghormati pemerintah guna menjamin kelancaran urusan duniawi. Selain itu, ditekankan pula pentingnya berbuat baik kepada tetangga, saling menyayangi antarsaudara, dan menjaga keutuhan keluarga.
“Jika kelima hal ini dijaga, maka tatanan sosial akan kuat dan keberkahan hidup akan senantiasa menyertai kita,” ujar Prof. Mansyur di hadapan jamaah.
Kegiatan yang diimami oleh Ustaz Lutfi Chakim, LC., ini ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar semangat toleransi yang menjadi ciri khas Salatiga terus terjaga sepanjang Ramadan dan seterusnya.













