Peran Fatwa MUI dan Hukum Islam sebagai Living-Law di Indonesia: Aktualisasi dan Implementasi dalam Masyarakat”
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp. OG, menghadiri seminar bertema “Peran Fatwa MUI dan Hukum Islam sebagai Living-Law di Indonesia: Aktualisasi dan Implementasi dalam Masyarakat” yang diselenggarakan di Hotel Laras Asri Salatiga pada hari Rabu (3/9/2025)..
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kota Salatiga, Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, Lc, MA, menyampaikan harapan agar seminar ini dapat memberikan manfaat bagi semua peserta. Beliau menekankan pentingnya menjadikan fatwa-fatwa MUI sebagai ‘living law’ atau hukum yang hidup di tengah masyarakat, yang berfungsi sebagai penuntun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Robby menegaskan bahwa peran hukum Islam dan fatwa MUI tidak dapat diabaikan, mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Menurutnya, meskipun fatwa MUI tidak termasuk dalam hierarki peraturan perundang-undangan, hukum Islam merupakan bagian integral dari ‘living law’ yang mampu memengaruhi pola pikir dan perilaku umat.
“Fatwa MUI menjadi instrumen penting untuk menjembatani nilai-nilai syariat dengan dinamika kehidupan modern. Fatwa ini berfungsi sebagai kompas moral dan pedoman praktis bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai persoalan kontemporer,” ujar Robby.
Lebih lanjut, Robby juga menyoroti kondisi nasional yang sedang dilanda aksi demonstrasi anarkis. Ia berharap MUI dapat hadir untuk memberikan arahan dan imbauan kepada masyarakat, sehingga penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai dan bermoral.
Robby juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Salatiga untuk terus mendukung langkah-langkah strategis MUI dalam membimbing masyarakat. “Sebagai Kota Toleran, Salatiga mendambakan masyarakat yang religius, inklusif, dan berakhlak mulia, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” tambahnya.
Seminar ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi yang aplikatif dan membuka ruang diskusi yang konstruktif. Robby berharap para peserta dapat membawa pulang gagasan-gagasan inspiratif untuk diterapkan di daerah masing-masing.
Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Salatiga, perwakilan kepala OPD, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. Shofiyullah Muzammil, M. Ag, Guru Besar UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi, M. Ag, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.













