Salatiga Bukan Hanya Kota Toleransi, Tapi Juga Gerbang Peradaban Dunia

- Penulis

Monday, 27 October 2025 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Salatiga, Indonesia Kirim Pesan Global Tentang Sejarah dan Peradaban Manusia

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi istri Retno Robby Hernawan, menghadiri acara bersejarah Pembukaan International Congress of the UNION OF PREHISTORIC AND PROTOHISTORIC SCIENCES (UISPP) 2025 di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Kongres yang mengusung tema “Asian Prehistory Today: Bridging, Science, Heritage, and Development” ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Dr. Haji Fadly Zon, serta Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., dan ribuan delegasi dari 39 negara.

Dalam sambutannya, Robby menyampaikan kehormatan besar bagi kota Salatiga sebagai tuan rumah kongres internasional yang baru pertama kali diselenggarakan di Asia Tenggara ini.

“Good morning, and welcome to the beautiful city of Salatiga,” sapa Robby. Beliau menekankan bahwa Salatiga, yang dikenal sebagai kota harmoni, dengan bangga menyambut para delegasi global.

“This four-yearly event, traditionally held in Europe, is being hosted for the very first time in Southeast Asia, and we are immensely proud that Indonesia, and especially Salatiga has been chosen as its home in 2025,” ujar Robby.

Beliau juga memperkenalkan Salatiga sebagai kota budaya dan pendidikan dengan sejarah tertulis sejak Prasasti Plumpungan abad ke-8. Wali Kota berharap Kongres UISPP 2025 dapat memperkuat komitmen bersama untuk menjaga warisan manusia dan memperdalam pemahaman tentang kisah-kisah yang mempersatukan umat manusia.

Menteri Kebudayaan, Dr. Haji Fadly Zon, S.S., M.Sc., mengawali sambutannya dengan membacakan sebuah pantun yang menggugah:

Di tulang purba tersimpan cerita,
Menapak gua, menyeberang samudera.
Ilmuwan berkumpul di Salatiga,
Nyalakan sejarah peradaban manusia.

Menteri Fadly Zon menegaskan pentingnya Asia, baik daratan maupun kepulauan (Nusantara), sebagai panggung penting dalam cerita evolusi manusia yang kompleks.

“Indonesia is proud to host this gathering, because the stakes are larger than our national heritage alone. It is the shared prehistoric record of Asia, and in many ways, of the world,” kata beliau.

Menteri memaparkan dua narasi utama tentang Indonesia yaitu Negara Megadiversitas: Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 1.340 kelompok etnis dan penjaga 718 bahasa, yang merupakan sekitar 10% warisan linguistik dunia dan Peradaban Tertua di Bumi: Penemuan Pithecanthropus erectus (Manusia Jawa) 135 tahun lalu menjadikan Indonesia fondasi paleo-antropologi. Beliau menyebutkan bahwa lebih dari 50% fosil Homo erectus di dunia ditemukan di Indonesia.

Baca Juga:  Robby Apresiasi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara UKSW Sebagai Perayaan Ekosistem Inovasi Yang Berkelanjutan

Dalam konteks warisan, Menteri menyoroti keberhasilan repatriasi Koleksi Dubois (28.131 fosil dan catatan kontekstual dari Jawa dan Sumatra) dari Belanda bulan lalu. “This is a landmark for us. It is an act of restorative justice, a form of historical reconciliation,” tegasnya.

Pada bagian akhir, beliau menantang komunitas ilmiah untuk mempertimbangkan narasi baru di luar teori “Out of Africa.” Beliau mengusulkan agar para ilmuwan mulai membahas konsep “Out of Asia” dan bahkan “Out of Nusantara”, mengingat bukti-bukti arkeologi yang menunjukkan kemampuan pelayaran laut dan inovasi yang sangat kuno di kepulauan ini, seperti Homo erectus di Jawa bertahan hingga lebih dari 1,5 juta tahun, Penemuan alat batu berusia lebih dari 1 juta tahun di Sulawesi, yang hanya dapat diakses melalui laut, dan Lukisan naratif tertua di dunia, berusia 51.200 tahun, ditemukan di Gua Leang Karampuang, Maros, Sulawesi Selatan.

Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, menyambut hangat para delegasi. “Good morning and very warm welcome from Satya Wacana Christian University, here in the heart of Salatiga to all delegates from around the world. On behalf of our entire academic community, I am deeply honoured to greet all of you at this historic moment, the opening of the 2025 International Congress of the UISPP,” ujar Rektor.

Beliau menyatakan bahwa UKSW merasa terhormat menjadi tuan rumah kongres ini sebagai bentuk komitmen universitas dalam memajukan ilmu pengetahuan global.

Acara juga diwarnai dengan nuansa budaya yang kaya, termasuk penampilan tarian yang memukau seperti The Enggang Dayak Dance dan Contemporary Creative Dance From Papua, melambangkan keragaman dan kekayaan warisan prasejarah Nusantara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel salatigabeda.news untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga Antusias Ikuti Padusan di Kalitaman, Bukti Salatiga Sukses Selaraskan Tradisi dan Kemajuan Zaman
Rakornas Kemendagri 2026, Robby Hernawan Apresiasi Komitmen Pusat Perkuat Peran Daerah
Wisuda UKSW, Wali Kota Ajak Lulusan Berkarya untuk Masyarakat
Gibran ke Salatiga, Titip Masa Depan Papua di Tangan Mahasiswa
Patlikuran Jadi Panggung Seni Bulanan Kota Salatiga
Pelantikan PAKASA Salatiga, Teguhkan Peran Budaya di Tengah Masyarakat Modern
Dolanan Bareng Bunda PAUD Warnai Awal Program Patlikuran Kota Salatiga
Rumah Dinas Jadi Rumah Rakyat: Wali Kota Salatiga Buka Ruang bagi Seniman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 18 February 2026 - 23:16 WIB

Ratusan Warga Antusias Ikuti Padusan di Kalitaman, Bukti Salatiga Sukses Selaraskan Tradisi dan Kemajuan Zaman

Monday, 2 February 2026 - 22:58 WIB

Rakornas Kemendagri 2026, Robby Hernawan Apresiasi Komitmen Pusat Perkuat Peran Daerah

Thursday, 29 January 2026 - 18:36 WIB

Wisuda UKSW, Wali Kota Ajak Lulusan Berkarya untuk Masyarakat

Monday, 26 January 2026 - 18:16 WIB

Gibran ke Salatiga, Titip Masa Depan Papua di Tangan Mahasiswa

Saturday, 24 January 2026 - 23:09 WIB

Patlikuran Jadi Panggung Seni Bulanan Kota Salatiga

Berita Terbaru