Malam Penganugerahan Wirausaha 2025, Salatiga Cetak Juragan Muda yang BEDA
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama istri, Retno Robby Hernawan, menghadiri Malam Penganugerahan Penumbuhan Wirausaha Muda Kota Salatiga Tahun 2025 yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (3/11/2025).
Acara ini menjadi puncak dari program kolaboratif Pemerintah Kota Salatiga dalam mencetak generasi muda yang BEDA (Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif).
Suasana malam penganugerahan berlangsung meriah. Acara diawali dengan penampilan Tari Kreasi Daerah dari Sanggar Tari Sekar Rinonce, dilanjutkan pertunjukan rebana dari grup Spizhar Beraksi.
Turut hadir Ketua DPRD Kota Salatiga, Dandim 0714/Salatiga, Pj. Sekda Kota Salatiga, para Kepala Perangkat Daerah, serta sejumlah pengusaha terkemuka di Kota Salatiga.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Salatiga, Drs. Budi Prasetiyono, M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kapasitas dan daya saing kepemudaan, sejalan dengan misi kedua Wali Kota, yakni “mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif berbasis sektor unggulan daerah melalui kolaborasi prestasi daerah dan permodalan UMKM.”
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah JARKOM MABAR (Jaringan Komunitas Mahasiswa dan Anak Muda Berwirausaha Rintisan Startup), yang telah melalui fase inkubasi bisnis.
Budi menegaskan pentingnya keseriusan dan konsistensi generasi muda dalam mengelola usaha, sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045 dan menghadapi tantangan Bonus Demografi.
“Berdasarkan data Dispora tahun 2023, dari 44.666 pemuda usia 16–30 tahun di Salatiga, terdapat 6.319 yang menganggur. Kelompok inilah yang menjadi sasaran intervensi kami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah menyusun Rencana Aksi Daerah Kepemudaan yang akan ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai pedoman sinergi lintas sektor.
Proses seleksi peserta berlangsung selama tujuh bulan melalui mekanisme kolaborasi pentahelix (akademisi, bisnis, masyarakat, pemerintah, dan media).
Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran online sebanyak 100 peserta, kemudian disaring menjadi 50 peserta yang lolos tahap kedua, hingga terpilih 30 peserta terbaik yang mengikuti pelatihan dan pendampingan intensif selama tiga bulan.
Materi pelatihan meliputi Inovasi Produk, Daya Saing, Manajemen Keuangan, SDM, Digital Marketing, serta Artificial Intelligence (AI).
Sebagai bagian dari pendampingan, peserta juga mengikuti studi lapangan (best practice) ke Dispora Kabupaten Tegal dan Dispora Kota Bandung, yang telah berhasil mencetak wirausaha muda berprestasi nasional.
Pada malam penganugerahan, 10 peserta terbaik menerima penghargaan dan bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp10.000.000 yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Salatiga.
Acara dilanjutkan dengan pemutaran video sinematik perjalanan program penumbuhan wirausaha muda, serta talkshow bertema “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha, Menciptakan Generasi Mandiri.”
Talkshow menghadirkan Wali Kota Salatiga, Ketua DPRD, Ketua Kadin, dan perwakilan Disparpora Provinsi Jawa Tengah.
Dalam sesi tersebut, Wali Kota Robby Hernawan menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para penerima penghargaan. Ia menekankan bahwa seluruh peserta memiliki potensi masa depan yang sama, namun kunci keberhasilan terletak pada semangat BEDA.
“Bergerak berarti terus mencoba dan tidak takut gagal.
Energik artinya mengerjakan segala hal dengan semangat tinggi.
Dinamis adalah mampu menyesuaikan perubahan,
dan Adaptif berarti siap menghadapi tantangan lokal maupun global,” ujar Robby.
Ia menambahkan, inovasi adalah kunci kemajuan.
“Tanpa inovasi, kita tidak akan maju. Melalui program ini, inovasi menjadi indikator utama yang akan menumbuhkan perekonomian inklusif dan berdaya saing tinggi,” jelasnya.
Selain itu, Robby menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung permodalan wirausaha muda.
“Kami telah menyiapkan jalur kemitraan, baik melalui perbankan maupun program seperti Jarkom Mabar ini,” ungkapnya.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya ruang berekspresi bagi kaum muda melalui program lain, yakni KOMIK (Kolaborasi Milenial yang Kreatif), sebagai wadah untuk menampilkan karya dan mengembangkan inovasi lintas bidang.
Acara Malam Penganugerahan Penumbuhan Wirausaha Muda Kota Salatiga Tahun 2025 ditutup dengan penampilan band lokal Suka-Suka Kita, menambah semarak malam penganugerahan tersebut.













