Di Forum APCAT, Wali Kota Salatiga Tegaskan Komitmen Kota Sehat Tanpa Rokok

- Penulis

Monday, 26 January 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Salatiga Dorong Pengendalian Tembakau di Forum Asia Pasifik

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menghadiri Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit ke-8 yang digelar di JW Marriott Hotel, Jakarta, Senin (26/1/2026). Kegiatan bertajuk “Together We Bring Health Solutions” tersebut diikuti para wali kota se-Indonesia, akademisi, serta profesional kesehatan masyarakat dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Salatiga didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr. Prasit Al Hakim. APCAT Summit menjadi wadah strategis untuk memperkuat kepemimpinan pemerintah daerah dalam pengendalian tembakau serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Pada sesi dialog, Wali Kota Salatiga memaparkan praktik baik implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Salatiga. Kebijakan KTR diperkuat melalui regulasi daerah, antara lain Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok, peraturan wali kota, pembentukan penanggung jawab dan Tim Satuan Tugas KTR, serta pengawasan berkelanjutan melalui sistem e-Monev Dashboard KTR.

Selain penguatan regulasi, Pemerintah Kota Salatiga juga mengembangkan berbagai inovasi pengendalian tembakau, seperti RATAKOK (Rapat Tanpa Asap Rokok) dan Gen-STAR (Generasi Sehat Tanpa Asap Rokok). Program tersebut menyasar kelompok rentan, termasuk anak muda, remaja, ibu hamil, dan perokok pasif.

Baca Juga:  Grand Opening RS Hermina, Wali Kota Salatiga Tekankan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan KTR tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, pemangku kepentingan, akademisi, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pengendalian rokok harus diawali dengan payung hukum yang kuat dan kolaborasi seluruh elemen. Melalui RATAKOK dan Gen-STAR, kami berupaya melindungi anak-anak, remaja, dan ibu hamil dari dampak buruk rokok, sekaligus menciptakan lingkungan Kota Salatiga yang lebih sehat,” ujar Robby.

Keikutsertaan Kota Salatiga dalam APCAT Summit ke-8 diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional sekaligus mendorong replikasi praktik baik pengendalian tembakau di daerah lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel salatigabeda.news untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Jamin Kesehatan Warga, Salatiga Raih UHC Award 2026
Grand Opening RS Hermina, Wali Kota Salatiga Tekankan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Evaluasi Program GENTING di Cebongan, Ketua TP PKK Salatiga Penanganan Stunting Harus Lihat Histori Anak
Salatiga Jadi Perhatian Nasional, Wamendukbangga Pastikan Program MBG 3B Berjalan Optimal
“Sudah Tak Sehat, Merugikan Negara Lagi,” Pesan Menohok Wali Kota Salatiga Soal Rokok Ilegal
Wali Kota Salatiga Tutup Pelatihan Kemandirian Disabilitas Tahun 2025
Wamenkes RI Puji Pelaksanaan Program SPELING di Salatiga
Sehat dan Bergizi, Anak Stunting Salatiga Dapat Bantuan Susu Formula Berprotein Tinggi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 20:24 WIB

Komitmen Jamin Kesehatan Warga, Salatiga Raih UHC Award 2026

Monday, 26 January 2026 - 20:20 WIB

Di Forum APCAT, Wali Kota Salatiga Tegaskan Komitmen Kota Sehat Tanpa Rokok

Tuesday, 23 December 2025 - 21:27 WIB

Grand Opening RS Hermina, Wali Kota Salatiga Tekankan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Wednesday, 26 November 2025 - 18:50 WIB

Evaluasi Program GENTING di Cebongan, Ketua TP PKK Salatiga Penanganan Stunting Harus Lihat Histori Anak

Tuesday, 25 November 2025 - 20:51 WIB

Salatiga Jadi Perhatian Nasional, Wamendukbangga Pastikan Program MBG 3B Berjalan Optimal

Berita Terbaru