Sentuhan Humanis dr. Robby dan Retno Robby Hernawan, Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim Piatu
SALATIGA – Gelak tawa dan keceriaan anak-anak mewarnai suasana sore di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis (12/03/2026). Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, membuka pintu kediaman dinasnya untuk bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak dhuafa.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial Kota Salatiga ini dirancang dengan konsep yang sangat akrab. Tak ada sekat antara pimpinan daerah dan rakyatnya; dr. Robby dan istri tampak membaur, bermain, hingga berdialog santai mengenai keseharian anak-anak tersebut.
Tanamkan Karakter dan Semangat Dalam kesempatan tersebut, dr. Robby memberikan suntikan motivasi agar anak-anak tidak berkecil hati dengan keadaan dan tetap berani bermimpi besar.
“Cita-cita harus digantungkan setinggi langit. Mau jadi Presiden, Wali Kota, dokter, atau insinyur, semua bisa tercapai. Kuncinya adalah rajin belajar, sayangi teman, dan hormati guru. Insyaallah dengan usaha dan doa, masa depan gemilang menanti kalian,” pesan dr. Robby dengan nada kebapakan.
Suasana semakin meriah saat Wali Kota mengadakan kuis spontan. Beliau menguji keberanian anak-anak untuk melafalkan Pancasila dan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an. Anak-anak yang tampil percaya diri langsung mendapatkan hadiah berupa tas sekolah baru sebagai penyemangat belajar.
Wujud Kepedulian Sosial Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kesediaan Wali Kota dan Ketua TP PKK yang menyambut hangat anak-anak di Rumah Dinas. Menurutnya, momen berbuka puasa bersama ini memberikan kesan mendalam dan rasa percaya diri bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Selain interaksi edukatif, acara juga diisi dengan penyerahan santunan serta pembagian paket makanan berbuka puasa. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Salatiga ingin memastikan bahwa semangat Ramadan tidak hanya dirasakan melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian sosial yang mampu menghadirkan senyum di wajah generasi penerus bangsa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto keceriaan anak-anak yang menjinjing tas sekolah baru mereka, membawa pulang harapan dan semangat baru untuk hari esok yang lebih baik.













