Perkuat Peran PKK, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Hadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp. OG, bersama Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menghadiri acara Pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan se-Kota Salatiga. Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota pada Senin (8/9/2025), acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Ketua TP PKK Kota Salatiga, serta para camat se-Kota Salatiga.
Robby menyampaikan apresiasi tulus kepada para ketua TP PKK kecamatan yang baru dilantik. “Saya ucapkan terima kasih atas tenaga, waktu, pikiran, bahkan hatinya bagi kecamatan sebelumnya. Selamat mengemban amanah di tempat yang baru. Saya percaya, dengan pengalaman, semangat, dan dukungan dari banyak pihak, Anda semua akan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Robby.
Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK dan pemerintah dalam menyukseskan 10 Program Pokok PKK. Ia berpesan agar para ketua TP PKK kecamatan melanjutkan program yang sudah berjalan baik dan menyempurnakan yang masih perlu perbaikan. Robby juga meminta agar seluruh Ketua TP PKK Kecamatan memperkuat kerja sama dengan semua pihak, termasuk TP PKK Kota, OPD, dan mitra lainnya.
Khusus kepada para camat, Wali Kota berpesan, “Saya juga meminta agar Saudara dapat memberikan dukungan penuh kepada Ketua TP PKK Kecamatan. Keberhasilan PKK tidak bisa dilepaskan dari peran camat sebagai mitra kerja utama. Jika camat dan ketua TP PKK kecamatan berjalan beriringan, maka gerakan PKK akan jauh lebih kuat dan hasilnya akan lebih nyata.”
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, berpesan kepada para ketua TP PKK kecamatan yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan mempelajari potensi unggul di wilayah masing-masing. Ia meminta agar mereka melakukan monitoring dan evaluasi secara mandiri agar siap saat program “Turun ke Bawah” (Turba) dari TP PKK Kota diluncurkan.
Retno juga berharap para ketua TP PKK kecamatan memberikan dukungan penuh terhadap program-program unggulan TP PKK Kota, yaitu:
Pokja I: “One Stop Service” (OSS) Pencatatan Pernikahan – Program ini bertujuan untuk menertibkan administrasi kependudukan.
Pokja II: Pra Koperasi dan Rumah Dilan – Selaras dengan program pemerintah, Pra Koperasi PKK bertujuan mendukung Koperasi Merah Putih. Sementara Rumah Dilan diharapkan dapat mengasah keterampilan masyarakat dan mendorong perekonomian keluarga.
Pokja III: Rabu Pon – Program yang telah diluncurkan serentak di Jawa Tengah ini berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Di Salatiga, program ini menjadi pilot project di empat wilayah, yaitu Kelurahan Noborejo dan Randuacir (jambu kristal), Kelurahan Kumpulrejo (pepaya california), dan Kelurahan Kutowinangun Kidul (hidroponik).
Pokja IV: Program “GENTING” (Gerakan Gotong Royong Entaskan Stunting) – Program ini melibatkan PKK kota, kecamatan, dan kelurahan untuk membantu 25 anak asuh dalam upaya penanganan stunting. Retno berharap program ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh wilayah.
Retno juga menitipkan pesan terkait transformasi Posyandu ILP menjadi Posyandu 6 SPM. Perubahan ini didasari oleh Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang bertujuan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih komprehensif. Posyandu kini tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang standar pelayanan minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.
Robby menggarisbawahi pentingnya pelantikan ini bukan sekadar seremonial. “Jadikan momentum ini sebagai semangat baru, untuk terus bekerja, berinovasi, dan mengabdi, guna mewujudkan keluarga-keluarga yang sehat, cerdas, berdaya, dan sejahtera,” tutupnya.













